Lebih dari Seorang Pemenang

Nomor : 683  Tanggal : 05 Desember  2010

Oleh : Bp. Yosua Odi Suwarno

I.Korintus 15:57-58

Roma 8:37

Firman Tuhan mengatakan bahwa kita hidup di masa yang sukar (II.Timotius 3:1 “ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.”). Itu semua harus kita hadapi , dan kita harus menang. Banyak orang kalah karena tidak siap menghadapi berbagai kesulitan.

Jika kita tetap tinggal dalam Yesus dan firman-Nya, maka ada kekuatan untuk menang. Haleluya ! Itulah sebabnya kita disebut lebih dari pemenang, karena ada Yesus yang berperang ganti kita.

Ciri-ciri seorang yang disebut lebih dari pemenang :

1. Berpikir benar (Think right), Roma 12:2-3

Seseorang yang bisa berpikir benar, pasti tindakkannya akan benar pula. Demikian pula sebaliknya, bila kita melihat seseorang yang berperilaku tidak benar, hanya menyusahkan orang lain, bisa dipastikan cara ia berpikir pun seringkali tidak benar ! Pendidikan yang tinggi, gelar yang banyak, ataupun kedudukan yang tinggi, tidak menjamin seseorang akan bertindak benar. Hanya cara berpikir benar yang mampu membawa seseorang bertindak benar dalam hidupnya. Seringkali orang lupa satu hal penting, yaitu karakter. Karakter dihasilkan dari kebiasaan. Kebiasaan timbul dari perbuatan/tindakan yang muncul dari perkataan. Dan kita tahu bahwa perkataan timbul dari pikiran yang ada.

“Menabur pikiran menuai perkataan, menabur perkataan menuai perbuatan, menabur perbuatan menuai kebiasaan, dan menuai kebiasaan akan menuai karakter. Karakter itu sendiri nantinya akan menentukan masa depan kita.”

Berhala : suatu sistem nilai yang diciptakan dalam pikiran yang kita tempatkan posisinya lebih tinggi dari Tuhan.

Orang yang hebat adalah orang yang mampu mengendalikan pikirannya, bukan justru dikuasai oleh pikirannya.

2. Berkata Benar (Say Right).  Ef. 4:25, 29

“You are what you say”, kata-kata yang kita sering ucapkan mencerminkan siapa kita sebenarnya. Apa yang dibicarakan oleh seseorang, demikianlah kualitas orang tersebut. Ingat, perkataan kita memiliki kuasa. Dengan lidah (perkataan) kita bisa membangun, menguatkan, menghibur dan sebagainya. Namun sebaliknya, dengan lidah (perkataan) pula kita bisa menjatuhkan, melemahkan bahkan ‘membunuh’ seseorang. Tanpa disadari apa yang kita alami saat ini merupakan akibat/buah  dari perkataan kita di masa lalu. Oleh sebab itu berhati-hatilah dalam menggunakan lidah (berkata-kata) pada saat ini baik tentang diri kita, seseorang, maupun keadaan yang ada.

Ucapkan berkat, perkataan membangun dan menguatkan, maka kita akan bisa menciptakan atmosfer (suasana) sorga di mana pun kita berada : rumah, kantor, sekolah, kampus, gereja, dsb.

Jikalau mulut kita senantiasa memperkatakan Firman, maka Firman itu sendiri akan mengerjakan apa yang dikehendaki Allah agar nama Tuhan dipermuliakan.

3. Bertindak benar (Do Right) I. Kor. 15:58

Setiap orang menrindukan kebahagiaan. Banyak yang menganggap bahwa kebahagiaan terletak pada harta, ketenaran, dan berbagai kenikmatan dunia lainnya. Namun rahasia kebahagiaan sejati hanya ada dalam Yesus. Temukan setiap rencana-Nya bagi hidup kita. Jangan pasif namun kerjakan bagian kita dengan baik agar rencana Allah tersebut digenapi dalam hidup kita. Berdoa, bekerja selebihnya berserah. Nantikan Allah bekerja dengan cara-Nya, menurut waktu-Nya.

Jadilah seorang yang lebih dari pemenang. Jangan menyerah pada kesulitan hidup

Iklan

Tentang gpdigloria

Menangkan Jiwa Betapa pun Harganya
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s